PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMK Negeri 2 Palangka Raya memasuki tahapan penentuan. Seluruh kuota penerimaan untuk tahun ajaran 2026/2027 dipastikan telah terpenuhi, sementara peserta kini tinggal menunggu pengumuman hasil seleksi final.
Ketua Panitia SPMB SMK Negeri 2 Palangka Raya, Morita Bayudita Eliananda mengatakan, sekolah menyediakan 12 rombongan belajar (rombel), dengan kapasitas maksimal 36 peserta didik di setiap kelas. Seluruh kuota tersebut telah terisi sesuai daya tampung yang ditetapkan.
“Sejauh ini jumlah calon murid yang mendaftar sudah sesuai dengan kuota. Kami memiliki 12 rombel dengan kapasitas maksimal 36 siswa per kelas dan seluruh kuota itu sudah terpenuhi,” ujar Morita.
Ia menjelaskan, saat ini hasil yang ditampilkan pada laman SPMB masih bersifat sementara. Para calon murid diminta bersabar menunggu pengumuman resmi yang dijadwalkan pada 29 Juni 2026, sebelum memasuki tahapan daftar ulang.
“Saat ini kami masih menunggu hasil seleksi. Yang tampil di laman SPMB masih hasil sementara, sedangkan hasil final akan diumumkan pada 29 Juni. Setelah itu peserta yang dinyatakan lulus wajib melakukan daftar ulang pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026,” jelasnya.
Morita mengungkapkan antusiasme masyarakat untuk mendaftarkan anaknya ke SMKN 2 Palangka Raya relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Meski jumlah pendaftar masih di bawah seribu orang, persaingan tetap terjadi sehingga tidak semua calon murid dapat diterima karena keterbatasan kuota.
“Animo pendaftar kurang lebih sama seperti tahun lalu, masih di bawah seribu orang. Namun kuota selalu terpenuhi, bahkan ada juga calon murid yang tidak lolos seleksi karena persaingan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Program Keahlian Manajemen Perkantoran masih menjadi jurusan favorit yang paling banyak diminati calon murid pada SPMB tahun ini. Posisi berikutnya ditempati Program Keahlian Pemasaran, kemudian Akuntansi.
“Bagi calon murid yang belum diterima, tetap bersabar dan jangan berkecil hati. Masih banyak sekolah negeri maupun swasta yang memiliki kualitas baik. Yang terpenting adalah semangat dan kesungguhan untuk terus belajar agar dapat meraih cita-cita,” tutupnya. (oiq)