← Kembali ke https://cyrustimes.com/

Zaini Minta Data Sensus Ekonomi Akurat

https://cyrustimes.com/ • 09 June 2026 04:31
Zaini Minta Data Sensus Ekonomi Akurat

Pemko Palangka Raya meminta petugas sensus menjaga integritas karena data ekonomi akan menjadi dasar kebijakan pembangunan.

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, membuka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Hotel Swiss-Bel Danum Palangka Raya, Selasa, 9 Juni 2026.

Pelatihan tersebut menjadi tahap penting sebelum pelaksanaan pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Palangka Raya. Pemerintah kota menilai kualitas data yang dikumpulkan petugas akan menentukan arah kebijakan pembangunan ekonomi daerah.

Zaini meminta seluruh petugas sensus bekerja profesional, menjaga integritas, dan memastikan data yang dihimpun benar-benar akurat.

“Data yang dihasilkan melalui Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah,” kata Zaini.

Data Jadi Dasar Kebijakan

Zaini menegaskan, Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya agenda pendataan rutin. Data yang terkumpul akan menjadi dasar pemerintah dalam membaca struktur ekonomi, kondisi dunia usaha, dan kebutuhan pembangunan di masa mendatang.

Menurutnya, data ekonomi yang valid akan membantu pemerintah menentukan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Data tersebut juga penting bagi pelaku usaha dan investor dalam melihat potensi ekonomi Kota Palangka Raya.

Zaini menyebut data sensus dapat menjadi kompas bagi pemerintah dalam menentukan arah pembangunan.

“Data ini juga akan menjadi referensi penting bagi investor dan pelaku usaha dalam menentukan strategi investasi sesuai karakteristik perekonomian Palangka Raya,” ujarnya.

Petugas Diminta Jaga Integritas

Pelaksanaan sensus membutuhkan kepercayaan publik. Karena itu, Zaini mengingatkan petugas agar bekerja secara bertanggung jawab saat melakukan pendataan.

Petugas sensus akan berhadapan langsung dengan masyarakat dan pelaku usaha. Mereka harus mampu menjelaskan tujuan pendataan, menjaga kerahasiaan informasi, serta memastikan jawaban responden tercatat dengan benar.

Kesalahan dalam pendataan dapat berdampak pada kualitas data. Jika data tidak akurat, kebijakan yang disusun pemerintah juga berisiko tidak menjawab kondisi riil di lapangan.

Karena itu, integritas petugas menjadi kunci. Mereka tidak hanya membawa formulir dan instrumen pendataan, tetapi juga membawa tanggung jawab terhadap masa depan perencanaan ekonomi daerah.

OPD, Camat, dan Lurah Diminta Mendukung

Zaini juga meminta organisasi perangkat daerah, camat, dan lurah di Kota Palangka Raya memberi dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Dukungan pemerintah wilayah dibutuhkan agar petugas sensus dapat mengakses masyarakat dan pelaku usaha dengan lebih mudah.

“Khusus kepada camat dan lurah, agar memberikan dukungan kepada para petugas sensus yang akan melakukan pendataan dari rumah ke rumah,” kata Zaini.

Ia juga meminta jajaran pemerintah ikut menyosialisasikan pentingnya sensus ekonomi kepada masyarakat.

“Pastikan akses terbuka luas dan sosialisasikan kepada masyarakat bahwa kehadiran petugas sensus adalah untuk kepentingan masa depan ekonomi kita bersama,” ujarnya.

BPS Siapkan Petugas Lapangan

Badan Pusat Statistik Kota Palangka Raya menyiapkan petugas lapangan untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Kepala BPS Kota Palangka Raya, Amos Adam Residul, menyebut sensus ekonomi akan menghasilkan informasi strategis mengenai struktur ekonomi, karakteristik usaha, perkembangan ekonomi digital, ekonomi lingkungan, hingga kondisi ekonomi rumah tangga.

Pelaksanaan sensus di Kota Palangka Raya disebut melibatkan 220 mitra statistik. Mereka terdiri dari 194 petugas pendataan lapangan dan 28 petugas pemeriksa lapangan atau supervisor. Kegiatan tersebut juga didukung 26 pegawai BPS Kota Palangka Raya.

Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Potret Ekonomi Daerah

Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi potret penting mengenai aktivitas ekonomi di Kota Palangka Raya.

Pendataan ini tidak hanya menyasar usaha besar. Pelaku usaha mikro, kecil, menengah, pedagang, hingga kegiatan ekonomi rumah tangga juga menjadi bagian penting dari proses sensus.

Bagi pemerintah daerah, data tersebut dapat menunjukkan sektor mana yang tumbuh, usaha mana yang membutuhkan dukungan, serta wilayah mana yang perlu mendapat intervensi kebijakan.

Kota Palangka Raya membutuhkan data ekonomi yang lebih rinci untuk memperkuat perencanaan pembangunan. Tanpa data yang valid, program pengembangan UMKM, investasi, pelatihan tenaga kerja, dan penguatan ekonomi lokal berisiko tidak tepat sasaran.

Masyarakat Diminta Terbuka

Zaini menegaskan Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya milik BPS, tetapi menjadi agenda bersama.

“Sensus Ekonomi bukan milik BPS, tetapi milik kita bersama. Karena itu, kita semua harus bekerja secara kolektif untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Palangka Raya,” kata Zaini.

Masyarakat dan pelaku usaha diminta menerima petugas sensus serta memberikan data dengan jujur dan lengkap.

Keterbukaan masyarakat akan menentukan kualitas hasil sensus. Semakin akurat data yang dikumpulkan, semakin besar peluang pemerintah menyusun kebijakan ekonomi yang sesuai kebutuhan lapangan.

Bagi Palangka Raya, Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk membaca ulang kekuatan ekonomi daerah. Data yang lahir dari proses ini harus mampu menjadi dasar kebijakan yang konkret, bukan sekadar angka dalam laporan statistik.

Saran kategori:
Ekonomi / Palangka Raya

Saran caption foto:

Sumber: https://cyrustimes.com/
Baca Artikel Asli